Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Konsep "membahagiakan orangtua"

Sebagai anak, tujuan hidup kita seringkali disangkut-pautkan dengan kebahagian orangtua. Nggak sedikit orangtua yang memposisikan anak jadi serba salah demi mendapatkan 'kebahagiaan' yang mereka pupuk di dalam diri anak itu sendiri. Tapi, apa sejatinya membahagiakan orangtua adalah satu-satunya tujuan anak dilahirkan? Ketika aku punya anak, aku terus memupuk ke diri sendiri bahwa anakku berhak atas hidupnya, sepenuh hatinya. Anakku tidak berhutang kepada hidup yang aku berikan, pengorbananku untuk kelahirannyapun adalah pilihanku. Aku meyakini bahwa keharusannya membahagiakanku adalah sebuah konsep yang tidak harus dia wujudkan. Bahkan pasanganku tidak bertanggung jawab atas rasa bahagia yang aku punya.  Anak bukanlah versi mini dari diri kita. Mereka punya pemikiran sendiri, punya pendapat sendiri, punya keputusan hidup sendiri. Pola asuh yang kita terapkan bukanlah untuk membentuk pribadi yang sesuai dengan ekspektasi kita, melainkan memberikan pilihan terbuka untuk mereka be

Postingan Terbaru

Daniel dan Blair; uncommon couple yang super relatable.

Ketika kisah saya jadi konsumsi publik.

Cara saya memberi kesempatan pada diri untuk bahagia.

Kesempatan kedua di 2020